Bursa Asia Bergejolak! Saham China Meroket Tajam, Jepang Tersungkur
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Pasar saham Asia-Pasifik mencatat pergerakan yang sangat kontras pada penutupan perdagangan hari Senin (30/9/2024). Sementara bursa China mencetak kenaikan tajam, pasar Jepang...
Salah satu faktor utama yang menyeret pasar Jepang ke zona merah adalah data produksi industri Jepang yang turun 4,9% secara tahunan pada bulan Agustus. Data ekonomi yang lemah ini, jauh lebih buruk dari penurunan 0,4% di bulan sebelumnya. Secara bulanan, produksi industri turun 3,3%, lebih tajam dari ekspektasi penurunan 0,9% dalam survei Reuters.
Meskipun pasar Jepang melemah, penjualan ritel di negara tersebut tumbuh 2,8% secara tahunan pada bulan Agustus. Angka ini melampaui perkiraan 2,3% dan lebih tinggi dari revisi 2,7% pada Juli.
Pasar Jepang juga terpengaruh oleh hasil pemilu Partai Demokrat Liberal, di mana Shigeru Ishiba terpilih menggantikan Fumio Kishida sebagai Perdana Menteri baru Jepang.
- 1
- 2
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...