Bursa Asia Melemah Usai Kesepakatan Dagang AS-Indonesia, Ini Sebabnya!
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Mayoritas bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (16/7/2025) waktu setempat. Padahal, kabar soal kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Ind...
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Mayoritas bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (16/7/2025) waktu setempat. Padahal, kabar soal kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia sempat menarik perhatian pasar.
Mengutip CNBC International, pelemahan indeks terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan telah tercapai kesepakatan dagang awal dengan Indonesia. Salah satu poin penting dalam perjanjian tersebut adalah rencana penerapan tarif 19% terhadap ekspor Indonesia ke AS.
Pernyataan ini langsung memicu respons pasar. Investor terlihat berhati-hati dan mulai melakukan aksi ambil untung. Akibatnya, mayoritas indeks di kawasan Asia ditutup di zona merah.
Indeks Kospi Korea Selatan memimpin penurunan dengan koreksi sebesar 0,9% ke level 3.186,38. Indeks saham berkapitalisasi kecil, Kosdaq, ditutup mendatar di level 812,23.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga melemah cukup dalam. Indeks ini turun 0,79% dan berakhir di level 8.561,80.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...