Cetak Laba Rp30 Miliar Tahun Buku 2025, Bekasi Fajar (BEST) Pilih Tak Bagi Dividen

STOCKWATCH.ID (BEKASI) โ€“ PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST...

Cetak Laba Rp30 Miliar Tahun Buku 2025, Bekasi Fajar (BEST) Pilih Tak Bagi Dividen
Bacakan Artikel

Sepanjang 2025, BEST mencatat penjualan lahan industri (marketing sales) seluas 15 hektare dengan nilai Rp422 miliar. Sektor makanan dan minuman, logistik, pergudangan, serta otomotif menjadi penopang utama penjualan tersebut.

Dari sisi neraca keuangan, total aset BEST per Desember 2025 berada pada posisi Rp5,80 triliun. Nilai ini sedikit menurun dari posisi akhir 2024 sebesar Rp5,82 triliun. Namun, perusahaan berhasil memperkuat struktur permodalan dengan pertumbuhan ekuitas menjadi Rp4,45 triliun dari Rp4,42 triliun.

Pada kuartal pertama 2026, pendapatan BEST naik menjadi Rp90 miliar dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp45 miliar.ย Kenaikan pendapatan ini didorong oleh pertumbuhan recurring income dari Rp45 miliar menjadi Rp54 miliar. Selain itu, kontribusi dari penjualan lahan juga mulai terlihat pada awal tahun ini.

Laba bersih perusahaan juga menunjukkan pemulihan. Pada kuartal pertama 2025, BEST sempat merugi Rp33 miliar. Namun, pada kuartal pertama 2026, BEST berhasil mencetak laba bersih Rp9 miliar. Margin laba bersih pun tumbuh dari negatif 73% menjadi positif 10%.

Tahun ini, BEST memasang target penjualan lahan sebesar Rp600 miliar. Perusahaan juga membidik pertumbuhan pendapatan berulang yang stabil. Sektor gudang, logistik, barang konsumsi, makanan dan minuman, serta pusat data menjadi target utama pemasaran.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: