Demi Free Float, Harimas Lepas Saham Impack Pratama (IMPC) Senilai Rp1,3 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Harimas Tunggal Perkasa melaporkan pengurangan porsi kepemilikan sahamnya di PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC). Transaksi penjualan saham dalam jumlah besar ini berlan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Harimas Tunggal Perkasa melaporkan pengurangan porsi kepemilikan sahamnya di PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC). Transaksi penjualan saham dalam jumlah besar ini berlangsung pada 24 Desember 2025. Laporan perubahan kepemilikan tersebut disampaikan secara resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (26/12/2025).
Investor kakap ini melepas sebanyak 411.500.000 lembar saham IMPC. Harga penjualan ditetapkan di angka Rp3.160 per lembar saham. Berdasarkan data tersebut, total dana yang diraup dari transaksi ini mencapai sekitar Rp1,3 triliun.
Aksi korporasi ini berdampak pada persentase kepemilikan saham Harimas Tunggal Perkasa di perusahaan produsen bahan bangunan tersebut. Sebelum transaksi, Harimas memiliki 19.956.895.000 lembar saham. Jumlah ini setara dengan 36,35% hak suara.
Pasca transaksi penjualan, jumlah saham yang dimiliki berkurang menjadi 19.545.395.000 lembar. Persentase kepemilikan kini menyusut menjadi 35,60%. Status kepemilikan saham ini tercatat sebagai kepemilikan langsung.
Manajemen Harimas Tunggal Perkasa mengungkapkan alasan di balik penjualan saham jumbo ini. Langkah tersebut memiliki dua tujuan strategis bagi perusahaan dan pasar.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...