Didukung Kinerja Gemilang, Saham Dharma Polimetal Direkomendasi ``Beli``
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), perusahaan sektor otomotif direkomendasikan ``beli`` dengan target harga Rp1.900 per unit. Terget tersebut 21,02% di atas harga penutupa...
Penjualan segmen utama DRMA, yaitu kendaraan roda dua (2W) mencapai 54,1% dari total penjualan Perseroan per Juni 2023. Penjualan 2W ini naik 67,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Pencapaian ini sejalan dengan penjualan 2W nasional yang naik 42,5% menjadi 3,2 juta unit.
Selain 2W, penjualan segmen kendaraan roda empat (4W) mencapai 30,4% dari total penjualan DRMA. Penjualan 4W ini naik signifikan sebesar 78,1% per Juni 2023, serta segmen lainnya tumbuh 77,6% sepanjang semester I 2023.
"Seiring dengan pertumbuhan kinerja DRMA yang melebihi ekspektasi, kami merevisi naik proyeksi pendapatan dan laba berish masing-masing sebesar 8,1% dan 21,4% pada tahun 2023 dari proyeksi sebelumnya,โ katanya.
Dengan revisi tersebut, DRMA diproyeksikan mampu melanjutkan kinerja positif hingga akhir tahun ini dengan potensi pendapatan mencapai Rp5,5 triliun, atau tumbuh 41,2% jika dibandingkan tahun 2022.ย โLaba bersih DRMA diperkirakan mencapai Rp609 miliar pada 2023, atau naik 54,4% dibandingkan laba bersih tahun lalu,โ katanya.
- 1
- 2
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%