Dipicu Hal Ini, Harga Minyak Dunia Berakhir Mixed
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia pada perdagangan Rabu (25/1/2023) berakhir mixed. Ini antara lain dipicu oleh kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi. Sementara itu, berdasarkan laporan y...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia pada perdagangan Rabu (25/1/2023) berakhir mixed. Ini antara lain dipicu oleh kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) terungkap bahwa cadangan minyak mentah Amerika Serikat meningkat 533.000 barel pekan lalu menjadi 448,5 juta barel. Ini jauh di bawah perkiraan para analis sebelumnya, dimana peningkatan cadangan minyak AS diprediksi sebesar 1 juta barel.
Perhatian para investor selanjutnya beralih kepada pertemuan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak lainnya yang tergabung dalam OPEC+ pada 1 Februari mendatang.
Melansir Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2023 meningkat 2 sen menjadi US$80,15 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret 2023 terkoreksi 1 sen menjadi US$86,12 per barel di London ICE Futures Exchange.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street
- Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Ternyata Ini Penyebabnya
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026