Dolar AS Kian Perkasa, Poundsterling dan Yen Terpuruk Menunggu Data Tenaga Kerja

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (2/9/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (3/9/2025) WIB. Poundsterling dan yen Jepang...

Dolar AS Kian Perkasa, Poundsterling dan Yen Terpuruk Menunggu Data Tenaga Kerja
Bacakan Artikel

Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves diperkirakan akan menaikkan pajak dalam anggaran musim gugur. Kebijakan ini ditujukan menjaga target fiskal, meski berpotensi menambah tantangan terhadap laju pertumbuhan ekonomi.

Di Jepang, yen terhimpit ketidakpastian politik dan komentar dovish Deputi Gubernur Bank of Japan Ryozo Himino. Kondisi ini mendorong spekulan kembali berani membangun posisi jual yen.

Dolar juga mendapat sokongan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS. Investor kini menunggu laporan tenaga kerja yang diperkirakan memberi sinyal arah suku bunga The Federal Reserve.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama naik 0,5% ke 98,29. Pasar uang memperkirakan 91% peluang The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin bulan ini. Namun, perkiraan itu bisa berubah tergantung data tenaga kerja pekan ini.

Independensi The Fed ikut jadi sorotan. Presiden AS Donald Trump kembali mendorong pemangkasan suku bunga dan berupaya memecat Gubernur The Fed Lisa Cook atas tuduhan penipuan hipotek. Tuduhan itu telah dibantah Cook.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: