Dolar AS Menguat, Data Ekonomi AS Picu Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga Federal Reserve Melambat

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS menguat pada penutupan perdagangan Selasa (7/1/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (8/1/2025) WIB. Lonjakan ini terjadi setelah data ekonomi AS menunjukkan pasar...

Dolar AS Menguat, Data Ekonomi AS Picu Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga Federal Reserve Melambat
Bacakan Artikel

Laporan ini memicu spekulasi pasar bahwa Federal Reserve hanya akan melakukan satu kali pemangkasan suku bunga tahun ini, yang kini diperkirakan tertunda hingga Juli, lebih lambat dari perkiraan sebelumnya pada Juni.

Setelah data tersebut, pasar berjangka suku bunga AS memperkirakan peluang 95% untuk jeda pemangkasan suku bunga bulan ini, dengan kemungkinan penurunan hanya 4,8%, menurut perkiraan LSEG.

Investor juga memperhatikan kebijakan tarif Presiden terpilih Donald Trump, apakah akan sejalan dengan retorika kerasnya atau tidak. Pasar mengkhawatirkan tarif yang lebih luas dapat meningkatkan inflasi di AS, membatasi kemampuan Federal Reserve untuk memangkas suku bunga, dan mendukung dolar.

Namun, ada spekulasi apakah pejabat AS akan melunakkan beberapa janji kampanye Trump. Pada Senin lalu, Trump membantah laporan yang menyebutkan bahwa asistennya tengah menjajaki tarif yang hanya mencakup impor penting.

Karl Schamotta, kepala strategi pasar di Corpay, Toronto, berpendapat pasar memperhitungkan bahwa Trump pada akhirnya akan menerapkan tarif terbatas pada mitra dagang utama dan mengurangi ekspektasi inflasi serta suku bunga AS.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: