Dolar AS Menguat, Siap Cetak Kenaikan Bulanan Pertama di 2025
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Kamis (31/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (1/8/2025) WIB. Mata uang ini berpeluang mencetak ke...
“Kalau saja nada hawkish, sikap hawkish, dan konferensi pers yang hawkish itu hilang, wajar kalau dolar AS naik — dan itu yang terjadi. Tapi hari ini, karena ada gesekan antara The Fed dan Gedung Putih, dolar kembali menahan laju,” tambah Perez.
Sementara itu, bank sentral AS (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga. Ketua The Fed Jerome Powell memberi sinyal belum terburu-buru menurunkan suku bunga. Sebelumnya, Presiden Donald Trump berkali-kali mendesak penurunan suku bunga, namun diabaikan.
Dari Jepang, Bank of Japan (BOJ) juga mempertahankan suku bunga di level 0,5% dalam keputusan yang bulat. Gubernur BOJ Kazuo Ueda menyatakan bahwa kesepakatan dagang AS-Jepang telah mengurangi ketidakpastian dan memperbesar peluang Jepang mencapai target inflasi 2%.
Sementara itu, data tenaga kerja AS menunjukkan jumlah klaim pengangguran baru hanya naik tipis. Ini jadi sinyal pasar kerja tetap kuat dan mendukung prospek ekonomi.
Di sisi lain, mata uang euro sempat menguat 0,1% ke level US$1,1419 setelah menyentuh level terendah dalam tujuh minggu pada Rabu. Namun secara bulanan, euro masih tertekan dan bersiap mencatat pelemahan hampir 3%.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan