Dolar AS Menguat, Siap Cetak Kenaikan Bulanan Pertama di 2025
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Kamis (31/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (1/8/2025) WIB. Mata uang ini berpeluang mencetak ke...
Jane Foley, ahli strategi dari Rabobank, menyebut optimisme terhadap euro terlalu berlebihan. “Saya pikir harga euro terlalu optimis. Minggu ini jadi momen realistis bagi pasar Eropa setelah muncul banyak komentar soal konsesi Uni Eropa dalam kesepakatan dagang dengan AS,” katanya.
Dolar melemah 0,32% terhadap franc Swiss menjadi 0,812 franc, tapi tetap mencatat kenaikan bulanan 2,36%.
Trump juga mengumumkan tarif baru 50% terhadap sebagian besar barang dari Brasil dan masih dalam proses negosiasi dengan India. Selain itu, Korea Selatan disepakati membayar tarif 15% atas produk impor dari AS, lebih rendah dari ancaman sebelumnya sebesar 25%. Nilai tukar won Korea pun menguat ke posisi 1.396,01 per dolar.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan