Dukung Jasa Pengeboran, Elnusa Upgrade Teknologi Wireline Logging Services
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Elnusa Tbk (Elnusa) merampungkan proses pembelian dan peningkatan teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools. Investasi tersebut dilakukan oleh Perseroan untuk menduk...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Elnusa Tbk (Elnusa) merampungkan proses pembelian dan peningkatan teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools. Investasi tersebut dilakukan oleh Perseroan untuk mendukung kegiatan pengeboran dan workover di wilayah kerja Pertamina Hulu Energi (PHE).
Teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools ini sangat penting dalam operasional pengeboran minyak dan gas bumi. Peralatan ini diharapkan dapat mulai digunakan pada awal tahun 2025.
Seperti diketahui, peralatan ini akan digunakan untuk memastikan evaluasi integrity sumur (well integrity) yang lebih akurat, khususnya dalam proses pemasangan casing hingga penyemenan. Dengan teknologi tersebut, Elnusa berharap dapat memberikan data yang lebih presisi, memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas sumur-sumur minyak di berbagai wilayah kerja PHE.
Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, menjelaskan investasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Elnusa dalam mendukung teknologi sektor hulu migas. โKami berkomitmen untuk terus mendukung Pertamina Group melalui pengadaan teknologi mutakhir. Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kami menyediakan layanan Wireline Logging Services yang andal,โ kata Bachtiar dalam siaran pers, Senin (14/10/2024).
Menurut Bachtiar, peralatan Ultrasonic dan Electric Cutting Tools ini akan membantu dalam evaluasi dan penanganan teknis selama operasi pengeboran, terutama dalam proses penyemenan yang sangat penting untuk memastikan keamanan operasional dan produktivitas sumur. โTeknologi ini memastikan bahwa integritas sumur tetap terjaga, meminimalisir risiko operasional, dan memastikan bahwa zona produktif dapat diisolasi dengan optimal. Pada akhirnya, teknologi ini akan berkontribusi besar dalam peningkatan produksi migas nasional,โ tambahnya.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%