Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh Lebih Lambat ke 3,1% pada 2026, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan, perang Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global.   Melonjaknya h...

Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh Lebih Lambat ke 3,1% pada 2026, Ini Penyebabnya
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan, perang Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global.

 

Melonjaknya harga minyak dunia berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antarnegara sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global.

Pasar keuangan global juga memburuk dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya yield US treasury, serta terjadinya arus modal keluar dari emerging markets.

“Pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2026 diprakirakan akan lebih lambat menjadi 3,1% dari prakiraan sebelumnya sebesar 3,2%, meskipun terjadi penurunan tarif resiprokal AS,” katanya dalam konferensi pers live streaming Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 16-17 Maret 2026di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2