Emas Tembus Level Tertinggi 5 Minggu, Investor Khawatir Soal Independensi The Fed
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup melonjak ke level tertinggi dalam lima minggu pada akhir perdagangan Kamis (28/8/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (29/8/2025) WIB. Lonjakan ini d...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup melonjak ke level tertinggi dalam lima minggu pada akhir perdagangan Kamis (28/8/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (29/8/2025) WIB. Lonjakan ini dipicu pelemahan dolar AS dan arus safe-haven akibat kekhawatiran soal independensi Federal Reserve.
Mengutip CNBC International, harga emas spot tercatat naik 0,6% menjadi US$3.416,14 per ons, level tertinggi sejak 23 Juli. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup di US$3.466,10 per ons.
Indeks dolar turun 0,5%, membuat emas yang dihargai dalam dolar lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri.
“Emas sudah naik pelan tapi pasti selama lebih dari seminggu karena meningkatnya kekhawatiran soal independensi Fed. Tekanan dari Trump memicu kecemasan bahwa FOMC bisa memangkas suku bunga lebih cepat dan mempertahankannya rendah lebih lama, ini bagus untuk emas,” ujar Tai Wong, trader logam independen.
Pasar kini memperkirakan lebih dari 87% kemungkinan pemangkasan suku bunga seperempat poin pada pertemuan Fed bulan September, menurut CME FedWatch. Investor menanti data Personal Consumption Expenditures (PCE) pada Jumat, indikator inflasi utama bagi bank sentral AS.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...