Emisi Green Sukuk Tembus US$9,59 Miliar! Ekonomi Syariah Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah makin serius menjadikan ekonomi dan keuangan syariah sebagai tulang punggung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif. Komitmen ini ditegaskan langsung...

Emisi Green Sukuk Tembus US$9,59 Miliar! Ekonomi Syariah Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
Bacakan Artikel

โ€œDampak nyata dari Green Sukuk tidak hanya terlihat pada sisi fiskal, tapi juga pada pembangunan dan lingkungan,โ€ kata Agus.

Proyek-proyek yang didanai dari Green Sukuk memberikan kontribusi besar. Contohnya, pada 2021, instrumen ini membantu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 2.317 ton CO2, dan pada 2022 sebesar 1.884 ton CO2. Sementara itu, proyek perkeretaapian yang dibiayai sukuk hijau mencatat penurunan emisi hingga 2,77 juta ton CO2.

Program konversi kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik juga mencatat penurunan emisi sebesar 129,53 ton CO2. Agus menyebut Green Sukuk sebagai alat strategis untuk menciptakan manfaat sosial dan ekologis. Manfaat ini mencakup pengurangan polusi, penghematan energi, serta pengembangan transportasi publik yang efisien dan rendah emisi.

Tak hanya pemerintah, masyarakat juga turut aktif mendorong keuangan syariah berkelanjutan. Berbagai inisiatif lokal bermunculan. Seperti Program Lumbung Pangan yang melibatkan petani lokal dalam distribusi bantuan pangan. Ada juga gerakan Sedekah Pohon yang diprakarsai komunitas zakat dan pecinta lingkungan.

Inovasi lainnya yaitu Kebun Wakaf Produktif yang memanfaatkan lahan tidur dan tanaman bernilai tinggi seperti penghasil minyak untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: