Emisi Green Sukuk Tembus US$9,59 Miliar! Ekonomi Syariah Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah makin serius menjadikan ekonomi dan keuangan syariah sebagai tulang punggung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif. Komitmen ini ditegaskan langsung...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah makin serius menjadikan ekonomi dan keuangan syariah sebagai tulang punggung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak, Mochamad Agus Rofiudin, dalam forum Islamic Finance Dialogue yang digelar Republika, Senin, 26 Mei 2025.
Agus menegaskan bahwa berbagai inisiatif berbasis syariah yang dijalankan pemerintah membuktikan bahwa prinsip Islam bisa berjalan seiring dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Salah satu contoh paling nyata adalah penerbitan Green Sukuk, atau sukuk hijau, yang menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menerbitkan instrumen ini sejak 2018.
โGreen Sukuk dan Cash Waqaf Linked Sukuk menjadi inovasi penting yang memungkinkan partisipasi masyarakat dalam membiayai pembangunan nasional melalui instrumen yang ramah lingkungan dan berbasis syariah,โ ujar Agus di Jakarta, Senin (26/5/2025).
Hingga tahun 2024, total penerbitan Green Sukuk Indonesia sudah mencapai US$9,59 miliar. Instrumen ini hadir dalam berbagai bentuk seperti Global Green Sukuk, Green Sukuk Retail, hingga Project Based Green Sukuk. Semua penerbitan tersebut disusun berdasarkan Green Bond Principle dan kerangka kerja Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Agus menjelaskan Green Sukuk memiliki empat elemen penting. Pertama, adanya Green Framework atau kerangka kerja hijau. Kedua, identifikasi proyek-proyek hijau. Ketiga, penggunaan dana secara eksklusif untuk proyek tersebut. Terakhir, pelaporan dampak tahunan atau Green Impact Reportsebagai bentuk transparansi kepada publik.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...