Energi Hijau Hadir di Makassar! Solar Radiance dan D’Best Group Resmikan PLTS Atap di Mall Panakkukang!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Masdar Mitra Solar Radiance (MMSR), yang merupakan anak perusahaan dari Abu Dhabi Future Energy Company PJSC - Masdar, berkolaborasi dengan PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MB...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Masdar Mitra Solar Radiance (MMSR), yang merupakan anak perusahaan dari Abu Dhabi Future Energy Company PJSC - Masdar, berkolaborasi dengan PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) untuk meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Mall Panakkukang, Makassar. Acara ini digelar pada Kamis, 24 Oktober 2024, di Myko Hotel & Convention Center. Banyak pihak hadir, termasuk jajaran Direksi MMSR, Dewan Komisaris, serta manajemen D’Best Group dan PLN UIW Sulawesi Selatan Utara dan Barat.
Peresmian ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan ulang tahun Mall Panakkukang yang ke-22. Mall terbesar di Indonesia Timur ini berkomitmen mendukung energi hijau dan berkontribusi pada pengurangan pemanasan global. "Mall Panakkukang akan berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon dan menjadi ikon penggerak energi terbarukan di Makassar," ujar Hans Kartika Putra, Operasional Director MMSR, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (24/10/2024).
Pemerintah Indonesia saat ini sedang berupaya meningkatkan pemanfaatan energi surya. Mereka menargetkan bauran energi nasional sebesar 19,49% pada 2024 dan optimis dapat mencapai 23% pada 2025. Proyek PLTS Atap di Mall Panakkukang dimulai pada Juli 2024 dan diharapkan beroperasi pada pertengahan November 2024 dengan kapasitas 1,24 MWp.
Dengan proyek ini, Mall Panakkukang diproyeksikan dapat menghasilkan 1.700 MWh per tahun. Ini setara dengan pengurangan emisi CO2 sebesar 22.501 metrik ton, yang sama dengan penanaman 577 ribu pohon atau perjalanan mobil sejauh 102 juta kilometer. "Kami bangga dapat bekerja sama dengan Solar Radiance, joint venture dengan Masdar, yang merupakan perusahaan energi terbarukan terkemuka di dunia," kata Soegianto, Business Development Director D’Best Group.
Dia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mencapai target energi hijau yang lebih ambisius. "Kami berencana meningkatkan produksi energi hijau dari 1.700 MWh menjadi 15.000 MWh pada 2026. Itu setara dengan 170.000 pohon dalam menyerap karbon setiap tahunnya," jelasnya.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%