Gandeng Kencana Alam Sakti, SMLE Genjot Ekspor Minyak Nilam ke Eropa hingga China
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) membuat gebrakan strategis menjelang tahun 2026. Emiten distributor bahan baku ini resmi menggandeng PT Kencana Alam Sakti untuk mengga...
Angka produksi tersebut akan ditingkatkan secara masif pada tahun-tahun berikutnya. Kapasitas diproyeksikan naik menjadi 400 ton pada 2027. Puncaknya, produksi ditargetkan menembus 800 ton pada tahun 2028.
Posisi Indonesia dalam industri ini sangatlah vital. Sekitar 85% dari total pasokan minyak nilam dunia yang mencapai 2.000 ton per tahun berasal dari Indonesia. Komoditas ini menjadi bahan baku penting bagi industri parfum, kosmetik, hingga aromaterapi global.
Siu Min menjelaskan, data proyeksi pasar menunjukkan tren positif. Nilai industri minyak nilam global pada tahun 2025 diperkirakan mencapai USD 119,9 juta.
Angka tersebut diprediksi akan terus tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 4,4%. Pada tahun 2035, nilai pasar minyak nilam global diperkirakan bakal menyentuh angka USD 184,2 juta.
Produk yang akan dipasarkan SMLE terbagi dalam tiga kategori kualitas. Pertama adalah kategori Essence dengan kadar PA di atas 32% yang menyasar industri parfum premium. Kategori kedua adalah Premium dengan kadar PA 28-32% untuk kosmetik dan aromaterapi.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...