Bos KRYA dan LABA Dideportasi, Manajemen Buka Suara!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Kabar mengejutkan datang dari dunia pasar modal Indonesia. Dua emiten, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) dan PT Green Power Group Tbk (LABA), tengah menjadi sorotan. Pa...
"Perseroan menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap operasional, kinerja, maupun agenda bisnis Perseroan," tegas Lu Haiying.
Kedua emiten kompak menjamin kelangsungan bisnis mereka. Operasional perusahaan diklaim tetap berjalan normal tanpa gangguan. Kewajiban kepada pelanggan dan pemegang saham juga dipastikan tetap terpenuhi.
"Struktur manajemen dan operasional Perseroan tetap berjalan normal sebagaimana mestinya," tambah Brigitta.
Merespons situasi ini, langkah pergantian pengurus segera diambil. KRYA menyatakan sedang memproses pergantian Komisaris Utama sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, LABA telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mengganti Direktur dan Komisaris.
"Perseroan sudah mengirimkan agenda RUPSLB atas peristiwa ini. RUPSLB dikirimkan pada hari Kamis, 04 Desember 2025 dengan mata acara rapat pergantian Direksi dan Komisaris," jelas Lu Haiying.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem