Harga Emas Ambruk 2%! Damainya Iran-Israel Bikin Investor Kabur?
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun tajam pada penutupan perdagangan Selasa (24/6/2025) waktu setempat, atau Rabu pagi (25/6/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah muncul kabar gencatan...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun tajam pada penutupan perdagangan Selasa (24/6/2025) waktu setempat, atau Rabu pagi (25/6/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah muncul kabar gencatan senjata antara Iran dan Israel. Ketegangan geopolitik yang mulai mereda membuat investor memilih keluar dari aset safe haven seperti emas.
Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot anjlok lebih dari 2% ke level terendah sejak 9 Juni. Di akhir sesi, harga emas spot tercatat turun 1,5% dan berada di posisi US$3.316,80 per troy ounce. Sementara itu, harga emas berjangka di Amerika Serikat ditutup melemah 1,8% ke level US$3.333,90 per troy ounce.
Peter Grant, Wakil Presiden dan Senior Strategis Logam di Zaner Metals, menyebut penurunan ini karena konflik Timur Tengah mulai mereda. “Meredanya ketegangan di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menekan harga emas. Permintaan atas aset safe haven menurun dan pasar mulai beralih ke aset berisiko,” kata Grant.
Meski begitu, ia menilai harga emas masih memiliki level penopang yang cukup kuat. “Kami melihat ada support cukup bagus di kisaran US$3.300 dan support yang lebih kuat lagi di sekitar US$3.250,” ujarnya.
Di sisi lain, gencatan senjata antara Iran dan Israel memicu kenaikan bursa saham global dan membuat dolar AS melemah. Namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai kedua negara belum sepenuhnya mematuhi kesepakatan damai itu.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...