Harga Emas Dunia Melejit Tembus USD 5.100, Investor Buru Aset Aman
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Senin (26/1/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (27/1/2026) WIB. Logam mulia ini berhasil...
Pembelian oleh bank sentral global tetap solid. Goldman memperkirakan pembelian rata-rata mencapai 60 ton per bulan. Angka ini jauh di atas rata-rata sebelum tahun 2022 yang hanya sebesar 17 ton.
Bank sentral pasar berkembang terus mengalihkan cadangan devisa mereka ke dalam emas. Goldman Sachs berasumsi perlindungan terhadap risiko kebijakan makro global akan tetap stabil hingga tahun 2026.
"Kami berasumsi lindung nilai terhadap risiko kebijakan makro global tetap stabil karena risiko-risiko yang dirasakan (misalnya keberlanjutan fiskal) mungkin tidak sepenuhnya terselesaikan pada tahun 2026," kata Goldman Sachs.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...