Harga Emas Dunia Merosot Lebih Dari 1%, Ini Pemicunya!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Selasa (4/6/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (5/6/2024) WIB. Penurunan ini terjadi seiring dengan stabilnya...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Selasa (4/6/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (5/6/2024) WIB. Penurunan ini terjadi seiring dengan stabilnya dolar AS menjelang rilis laporan pekerjaan AS untuk bulan Mei yang dijadwalkan akhir minggu ini. Laporan tersebut bisa mempengaruhi strategi suku bunga Federal Reserve.
Mengutip CNBC International, harga emas spot turun 0,9% menjadi US$2.329,10 per ounce. Sementara itu, emas berjangka AS juga turun 0,9% menjadi US$2.347,40 per ounce.
Penurunan harga emas ini membalikkan kenaikan yang terjadi di sesi sebelumnya akibat data manufaktur AS yang melemah. Meskipun saham-saham AS juga melemah, harga emas tetap turun.
Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, mengatakan penurunan ini mungkin disebabkan oleh reaksi terhadap penguatan dolar AS dan aksi ambil untung oleh para investor. Indeks dolar yang stabil membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri setelah sebelumnya mencapai titik terendah sejak pertengahan April.
Investor kini menantikan data nonfarm payrolls AS yang akan dirilis pada hari Jumat. Mereka mencari petunjuk tentang langkah Federal Reserve di sisa tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang emas yang tidak memberikan hasil.
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Prabowo Sebut Bank Emas Indonesia Kelola Emas Senilai Rp360 Triliun
- Stock Futures Wall Street Bergerak Tipis, S&P 500 Cetak Rekor di Atas 7.800
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti