Harga Emas Dunia Terjun Bebas, Investor Berani Ambil Risiko Lagi!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia terjun bebas pada akhir perdagangan Senin (28/7/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (29/7/2025) WIB. Sentimen pelaku pasar mengarah ke aset berisiko usai k...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia terjun bebas pada akhir perdagangan Senin (28/7/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (29/7/2025) WIB. Sentimen pelaku pasar mengarah ke aset berisiko usai kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa mendorong penguatan dolar AS.
Mengutip CNBC International, harga emas spot turun 0,6% menjadi US$3.316,03 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak 9 Juli. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS juga melemah 0,7% ke posisi US$3.313,20 per troy ounce.
Penguatan indeks dolar AS ke level tertinggi dalam satu pekan membuat harga emas semakin mahal bagi pembeli di luar negeri. Kenaikan dolar ini juga mencerminkan meningkatnya minat terhadap aset berisiko.
“Semakin banyak pengumuman dagang, semakin kuat dolar. Kesepakatan tarif seperti ini bersifat positif untuk dolar dan mengurangi daya tarik emas,” kata analis Marex, Edward Meir.
Kesepakatan dagang akhir pekan antara Presiden AS Donald Trump dan Uni Eropa menurunkan tarif impor barang dari Eropa menjadi 15%, atau setengah dari ancaman sebelumnya. Hal ini turut meredakan kekhawatiran perang dagang yang lebih luas.
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Prabowo Sebut Bank Emas Indonesia Kelola Emas Senilai Rp360 Triliun
- Stock Futures Wall Street Bergerak Tipis, S&P 500 Cetak Rekor di Atas 7.800
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti