Harga Emas Dunia Tiba-Tiba Naik! Ternyata Ini Biang Keroknya
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada penutupan perdagangan Selasa (13/5/2025) waktu setempat, atau Rabu pagi (14/5/2025) WIB. Kenaikan ini terjadi karena aksi beli murah set...
Sebelum koreksi terjadi, harga emas mencetak rekor tertinggi beruntun sepanjang 2025. Kenaikan itu dipicu oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat tarif besar-besaran dari Presiden AS Donald Trump. Selain itu, permintaan dari bank sentral, ketegangan geopolitik, dan aliran dana ke ETF berbasis emas juga turut mendorong harga.
Data terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) naik 0,2% pada bulan lalu. Angka ini lebih rendah dari perkiraan ekonom yang disurvei Reuters yang memprediksi kenaikan 0,3%.
“Laporan ini cukup mendukung pasar logam mulia karena tidak menunjukkan inflasi yang bisa membuat The Fed menunda pemangkasan suku bunga,” tulis Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, dalam catatannya.
Pasar keuangan kini memperkirakan bank sentral AS akan melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya pada September. Suku bunga yang lebih rendah akan meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
- 1
- 2
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...