Harga Emas Mendadak Turun Setelah Cetak Rekor Tertinggi, Ternyata Ini Penyebabnya!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada penutupan perdagangan Kamis (20/3/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (21/3/2025) WIB, Penurunan harga logam mulia ini terjadi setelah sempat m...
Di sisi lain, Trump mengkritik langkah The Fed yang tetap mempertahankan suku bunga, meskipun bank sentral itu masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun. Saat ini, para pedagang memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 69 basis poin tahun ini, dengan kemungkinan pemotongan pertama pada Juli.
Dalam catatan analis Citi, harga emas diproyeksikan bisa mencapai US$3.500 per ons pada akhir tahun, didukung oleh meningkatnya permintaan lindung nilai akibat kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi AS dan stagflasi.
Selain faktor ekonomi, ketegangan geopolitik juga turut mempengaruhi pergerakan harga emas. Serangan udara Israel di Gaza, yang mengakhiri gencatan senjata selama dua bulan, menewaskan sedikitnya 91 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.
Di pasar logam lainnya, harga perak turun 1,2% menjadi US$33,41 per ons. Platinum melemah 1,1% ke US$982 per ons, sementara palladium turun 1,3% ke US$946,50 per ons.
- 1
- 2
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten