Harga Emas Naik, Namun Ketidakpastian Ekonomi dan Dolar Lemah Jadi Tantangan
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mengalami kenaikan tipis pada penutupan perdagangan hari Rabu (27/11/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (28/11/2024) WIB. Harga logam mulia ini sempat mero...
Streible juga memproyeksikan, "Emas bisa mencapai US$3.000 pada paruh pertama 2025, kecuali ada lonjakan inflasi yang memaksa The Fed menaikkan suku bunga. Kondisi itu bisa meredam kenaikan harga emas."
Sebelum data inflasi AS dirilis, harga emas sempat naik 1%. Kenaikan ini terjadi setelah aksi jual besar pada Senin lalu, yang menyebabkan harga emas anjlok US$100 dalam sehari, penurunan terbesar dalam lima bulan terakhir. Penurunan tersebut dipicu meredanya permintaan untuk aset safe haven setelah pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah.
Meski ada kenaikan, volatilitas harga emas diperkirakan tetap tinggi dalam waktu dekat. Hamad Hussain, Ekonom di Capital Economics, mengingatkan, "Pergerakan harga emas bisa semakin fluktuatif menjelang pelantikan Donald Trump dan perkembangan di Timur Tengah."
Para investor juga memantau kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin yang diperkirakan mencapai 70% pada Desember mendatang. Lingkungan suku bunga rendah diyakini akan terus mendukung daya tarik emas sebagai aset investasi yang aman.
- 1
- 2
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...