Harga Emas Naik, Tapi Terancam Alami Penurunan Terburuk dalam Setahun! Apa yang Salah?
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia tercatat naik pada penutupan perdagangan hari Jumat (29/11/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (30/11/2024) WIB. Penguatan ini didorong oleh penurunan dolar...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia tercatat naik pada penutupan perdagangan hari Jumat (29/11/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (30/11/2024) WIB. Penguatan ini didorong oleh penurunan dolar AS dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut.
Mengutip CNBC International, harga emas spot naik 0,7% ke harga US$2.660,28 per ons. Namun, meskipun ada kenaikan, harga emas tetap berada pada jalur untuk mencatatkan penurunan bulanan terbesar sejak September 2023.
Emas diperkirakan akan turun lebih dari 2% minggu lalu setelah penurunan tajam yang terjadi di awal pekan. Kontrak berjangka emas AS juga naik 0,7% menjadi US$2.684,9. Meski ada kenaikan, harga emas masih tercatat turun lebih dari 3% bulan ini. Ini merupakan penurunan bulanan terburuk sejak tahun lalu.
Kenaikan dolar yang terjadi setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu pada awal bulan ini memperlambat reli harga emas. Euforia kemenangan Trump sempat mengangkat nilai dolar, yang kemudian memicu aksi jual besar-besaran di pasar emas. Meskipun indeks dolar turun ke level terendah dalam lebih dari dua minggu, dolar tetap mencatatkan kenaikan 2% untuk bulan November.
Jim Wyckoff, analis pasar senior di Kitco Metals, mengatakan, "Ketidakpastian terkait kebijakan tarif Trump bisa berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi. Namun, hal ini bisa menjadi keuntungan bagi pasar emas, yang sering dilihat sebagai aset aman saat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik meningkat."
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...