Harga Emas Tertekan, Investor Tunggu Arah Kebijakan Trump
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin (20/1/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (21/1/2025) WIB. Meskipun demikian, harga emas berhasil mema...
Bacakan Artikel
Sementara itu, suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi minat terhadap emas karena investasi di logam mulia ini menjadi kurang menarik.
Keputusan suku bunga AS ke depan akan bergantung pada implementasi janji-janji Trump. The Federal Reserve diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan 29 Januari dan kemungkinan memangkasnya pada Maret, menurut survei ekonom oleh Reuters.
Di pasar logam lainnya, harga perak turun 0,6% menjadi US$30,16 per ounce. Palladium stabil di US$947,99, sedangkan platinum turun 0,2% ke US$940,84 per ounce.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten