Harga Melejit Gila-Gilaan, BEI Langsung Hentikan Sementara Perdagangan Saham 2 Emiten Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan dua saham yang harganya melonjak signifikan dalam waktu singkat. Saham yang disuspensi adalah PT Pradiksi Gunata...
BEI mengimbau semua pihak yang berkepentingan agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten.
Pada penutupan perdagangan Senin, 28 Juli 2025, saham PGUN naik 24,59% atau sebesar Rp225 ke level Rp1.140 per saham. Saham ini dibuka di harga Rp915 dan sempat menyentuh level terendah di Rp915 sebelum ditutup di harga tertingginya hari itu. Lonjakan ini juga mencetak rekor tertinggi dalam 52 minggu terakhir, jauh di atas posisi terendahnya di Rp348.
Kapitalisasi pasar PGUN kini mencapai Rp6,54 triliun. Rasio price to earnings (P/E ratio) tercatat sebesar 54,50. Dividen yield sebesar 0,18% dengan dividen triwulanan sebesar Rp0,51 per saham.
Di saat bersamaan, saham HOPE juga mengalami lonjakan. Harga saham HOPE naik 9,80% ke level Rp112 per saham. Seluruh transaksi berlangsung di harga yang sama, Rp112, yang juga menjadi titik tertingginya dalam 52 minggu terakhir. Sebelumnya, harga terendah saham HOPE ada di level Rp18. Nilai kapitalisasi pasar HOPE kini tercatat sebesar Rp238,6 miliar.
- 1
- 2
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...