Harga Melejit Signifikan, BEI Suspensi Lima Saham Pelayaran dan Logistik Pagi Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan lima saham emiten pelayaran dan logistik sekaligus. Saham-saham tersebut adalah ALII, SOCI, BBRM, HUM...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan lima saham emiten pelayaran dan logistik sekaligus. Saham-saham tersebut adalah ALII, SOCI, BBRM, HUMI, dan LEAD. Kebijakan ini mulai berlaku efektif sejak sesi I perdagangan Senin (5/1/2026).
Otoritas bursa memantau adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada kelima saham tersebut. Langkah penghentian ini menjadi bentuk perlindungan nyata bagi para investor. BEI ingin memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi secara matang.
Suspensi ini menyasar saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) dan PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM). Perdagangan keduanya berhenti sementara di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai sampai pengumuman lebih lanjut. Pelaku pasar diminta selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari kedua perseroan tersebut.
Emiten lainnya yang terkena kebijakan serupa adalah PT Soechi Lines Tbk (SOCI) dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD). Penghentian perdagangan saham SOCI dan LEAD dilakukan dalam rangka cooling down. Tujuannya agar para pihak berkepentingan bisa mempertimbangkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan.
BEI juga membekukan perdagangan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). Tidak hanya sahamnya, Waran Seri I (HUMI-W) milik perseroan ikut terkena suspensi. Perdagangan saham HUMI berhenti di Pasar Reguler dan Tunai. Sementara itu, perdagangan HUMI-W dihentikan di seluruh pasar.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...