Harga Saham Ngebut Kebangetan, BEI Stop Dulu Perdagangan 4 Emiten
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan empat saham yang harganya melesat signifikan. Kebijakan ini mulai berlaku pada Kamis, 28 Agustus 2025. Empat sa...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan empat saham yang harganya melesat signifikan. Kebijakan ini mulai berlaku pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Empat saham tersebut adalah PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT), PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC), dan PT Remala Abadi Tbk (DATA). BEI menilai perdagangan keempat saham itu perlu dihentikan sementara sebagai langkah cooling down untuk melindungi investor.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan penghentian dilakukan karena harga saham naik terlalu tinggi. โSehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham pada tanggal 28 Agustus 2025,โ tulis Yulianto dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (28/8/2025).
BEI suspensi perdagangan saham HUMI di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Adapun, Waran Seri I PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI-W) dihentikan di seluruh pasar. Hal yang sama diterapkan untuk saham HBAT, FLMC dan DATA. ย Penghentian sementara perdagangan dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 28 Agustus 2025 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.
โDengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,โ imbuh Yulianto.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas