Bukan Hanya Harga Meroket 35%, Saham BSBK juga Oversubscribed Sebanyak 25,37x
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) yang resmi dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2022) naik Rp35 (35%) menjadi Rp135 da...
“Pembelian tanah akan meningkatkan jumlah land bank yang telah dimiliki Perseroan saat ini sehingga dapat mendukung rencana ekspansi Perseroan di masa yang akan datang untuk menangkap peluang bisnis dari pengembangan Ibukota Negara (IKN). sedangkan sisa nya akan digunakan untuk operasional dan modal kerja Perseroan,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (8/11).
Christopher menjelaskan, langkah IPO ini dilakukan untuk mendukung sumber pendanaan Perseroan dalam mengembangkan usaha agar target yang telah ditetapkan dapat terealisasi. “Selain itu, tujuan Perseroan melakukan IPO juga guna untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Perseroan agar Perseroan memiliki Good Corporate Governance (GCG) yang baik,” paparnya. Dengan diperolehnya dana dari hasil IPO, lanjut dia, persediaan tanah yang dimiliki oleh perseroan akan meningkat. Ini akan menjadi salah satu sumber pendanaan dalam pengembangan Balikpapan Super Block. Pengembangan tersebut akan menopang penjualan Perseroan ke depannya. “Pada akhirnya akan meningkatkan laba Perseroan di masa yang akan datang. Selain itu dengan diperolehnya dana hasil IPO, Perseroan akan memiliki struktur permodalan yang semakin sehat,” urai Christopher.Bersamaan dengan IPO saham dan penerbitan Waran Seri I, HSBK juga melaksanakan konversi utang sebanyak Rp234,171 miliar atau sebanyak-banyaknya 2,341 miliar saham dengan harga konversi yang sama dengan harga IPO, yaitu Rp100 per saham. Dengan demikian, kreditur akan mendapatkan saham baru sebanyak 2.341.713.397 saham.
BSBK juga menerbitkan 6,975 miliar Waran Seri I. Setiap pemegang 100 saham baru hasil IPO memperoleh 137 Waran. Setiap pemegang satu unit Waran berhak membeli satu saham baru HSBK dengan harga pelaksanaan Rp125 per saham.Dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I, apabila dilaksanakan oleh pemegang saham, sebesar Rp200 miliar akan digunakan untuk pembayaran utang pokok ke PT BPD Kalimatan Timur dan Kalimantan Utara dan sisa dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk modal kerja Perseroan. Masa berlaku pelaksanaan waran mulai tanggal 08 Mei 2023 sampai dengan 07 November 2023.
“Saham yang ditawarkan dalam rangka penawaran umum dan pelaksanaan hasil konversi hutang memberikan hak yang sama dan sederajat kepada pemegangnya dalam segala hal, sama seperti pemegang saham lainnya,” imbuh Christopher.
- 1
- 2
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)