Harga Minyak Anjlok 7% Usai Iran Serang Pangkalan AS di Qatar!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia jatuh tajam sekitar 7% pada penutupan perdagangan Senin (23/6/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (24/6/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah I...
Namun, menurut pernyataan resmi dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, rudal-rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak pada Minggu malam saat AS terlibat langsung dalam operasi militer bersama Israel. Brent sempat menembus US$81 per barel, sementara WTI menyentuh level tertinggi sejak Januari.
Namun keesokan harinya, harga langsung berbalik arah. Investor menilai eskalasi konflik justru bisa mereda setelah serangan udara AS.
“Pasar minyak menunjukkan bahwa investor percaya konflik ini akan mereda setelah Presiden Donald Trump mengambil tindakan militer akhir pekan lalu,” ujar Menteri Energi AS, Chris Wright, kepada CNBC.
Hal serupa juga disampaikan oleh Helima Croft, Kepala Strategi Komoditas Global di RBC Capital Markets.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...