Harga Minyak Dunia Naik Lebih Dari 1% Usai Serangan Israel di Doha
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia naik lebih dari 1% pada akhir perdagangan Rabu (10/9/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (11/9/2025) WIB. Kenaikan ini dipicu serangan Israel di Do...
“Bayang-bayang surplus masih menggantung di pasar dengan Brent diperdagangkan dua dolar lebih rendah dari Selasa lalu. Risiko geopolitik di pasar minyak jarang bertahan lama kecuali terjadi gangguan pasokan nyata,” ujar analis SEB.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mendorong Uni Eropa untuk menjatuhkan tarif 100% terhadap China dan India, dua pembeli utama minyak Rusia. Langkah ini disebut sebagai strategi menekan Moskow agar mau berunding dengan Ukraina.
Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan blok Eropa sedang mempertimbangkan percepatan penghentian impor bahan bakar fosil dari Rusia. Namun, sumber internal menyebut kecil kemungkinan Uni Eropa memberlakukan tarif berat terhadap China atau India.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve pada pertemuan 16-17 September juga memberi harapan meningkatnya aktivitas ekonomi dan permintaan minyak.
Meski begitu, prospek pasokan masih membebani pasar. Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah naik 3,9 juta barel dalam sepekan hingga 5 September, jauh dari ekspektasi penurunan 1 juta barel. Stok bensin juga bertambah 1,5 juta barel, sementara distillate yang mencakup solar dan minyak pemanas melonjak 4,7 juta barel.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...