Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Pasar Waspadai Kenaikan Produksi OPEC+ Mulai November
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia naik tipis pada perdagangan Jumat (3/10/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (4/10/2025) waktu Indonesia. Meski begitu, harga minyak masih mencatat pelemah...
Kenaikan tersebut sama dengan tambahan produksi pada Oktober. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan minyak global.
Sepanjang tahun ini, OPEC+ telah menambah target produksi lebih dari 2,7 juta bph, atau sekitar 2,5% dari total permintaan minyak dunia. Perubahan kebijakan ini menandai berakhirnya periode panjang pemangkasan produksi dan menjadi upaya organisasi itu untuk merebut kembali pangsa pasar dari produsen minyak serpih Amerika Serikat.
Sumber Reuters menyebut, keputusan itu sempat memunculkan perbedaan pendapat antara dua raksasa produsen minyak dunia. Rusia disebut mendukung kenaikan yang moderat agar harga tetap stabil, apalagi negara itu masih tertekan sanksi akibat perang di Ukraina.
Sebaliknya, Arab Saudi ingin peningkatan produksi yang jauh lebih besar, mulai dari dua hingga empat kali lipat dari angka yang disetujui, karena memiliki kapasitas cadangan yang lebih tinggi dan ingin memperluas pangsa pasar lebih cepat.
Dalam pernyataannya, OPEC menilai prospek ekonomi global masih stabil dan fundamental pasar minyak tetap sehat karena persediaan minyak yang rendah.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...