Harga Minyak Jatuh Berantakan! Gencatan Senjata Gaza Bikin Pasar Ketar-Ketir
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia jatuh berantakan pada penutupan perdagangan Jumat (16/8/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (17/8/2024) WIB. Minyak mentah Amerika Serikat (AS) anj...
Analis komoditas senior di TD Securities, Daniel Ghali, mencatat bahwa risiko geopolitik tampaknya mulai mereda dari pasar energi. Hal ini menandakan bahwa para pedagang mungkin mengabaikan risiko geopolitik menjelang akhir pekan.
Sebelumnya, harga minyak AS sempat melonjak lebih dari 4% pada awal pekan karena kekhawatiran bahwa serangan oleh Iran terhadap Israel semakin dekat. Iran telah bersumpah akan membalas dendam atas pembunuhan seorang pemimpin Hamas di Teheran pada akhir Juli lalu. Namun, harga minyak kemudian kembali turun karena serangan tersebut belum terjadi.
Selain itu, kekhawatiran mengenai melemahnya permintaan minyak di China juga membebani pasar. OPEC bahkan menurunkan proyeksinya untuk tahun 2024. Analis pasar senior di Price Futures Group, Phil Flynn, mengungkapkan bahwa pasar tampaknya mulai menerima kenyataan bahwa pertumbuhan permintaan global mungkin tidak sekuat yang diperkirakan sebelumnya.
Pergerakan harga minyak terus dipengaruhi oleh faktor fundamental dan geopolitik. Hari ini, penurunan harga lebih banyak dipicu oleh perkembangan negosiasi di Timur Tengah dan kurangnya aksi balasan dari Iran, menurut Matt Smith, analis utama minyak untuk wilayah Amerika di Kpler.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...