Harga Minyak Naik Lagi! Sanksi AS ke Iran Bikin Pasar Bergejolak
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali naik pada penutupan perdagangan Senin (24/2/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (25/2/2025) WIB. Sanksi baru dari AS terhadap Iran dan kom...
Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah pasar mengalami tekanan besar pekan lalu. Harapan akan dimulainya kembali ekspor minyak Irak utara dan potensi akhir perang di Ukraina sempat membuat harga minyak turun lebih dari US$2 per barel.
Analis memperingatkan bahwa harga minyak masih bisa kembali tertekan dalam waktu dekat. Negosiasi untuk mengakhiri perang Ukraina bisa membuka kembali aliran minyak Rusia ke pasar global. Selain itu, berbagai kebijakan tarif dari AS berpotensi memperlambat ekonomi dan mengurangi permintaan minyak.
Presiden AS Donald Trump menyatakan pihaknya semakin dekat dengan kesepakatan mineral dengan Ukraina. Hal ini dibahas dalam pertemuannya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, di mana keduanya juga membahas cara mengakhiri perang Ukraina meski memiliki pandangan berbeda.
Sejumlah analis memperkirakan harga minyak akan tetap berfluktuasi dalam waktu dekat. Pasar masih menunggu perkembangan besar berikutnya yang bisa mengguncang harga minyak kapan saja.
- 1
- 2
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten