Harga Minyak Naik, Pasar Masih Dibayangi Kekhawatiran Permintaan AS
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup naik pada akhir perdagangan Jumat (13/9/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/9/2025) WIB. Kenaikan ini dipicu oleh serangan drone Ukrain...
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup naik pada akhir perdagangan Jumat (13/9/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/9/2025) WIB. Kenaikan ini dipicu oleh serangan drone Ukraina yang menghentikan aktivitas pengiriman di pelabuhan terbesar Rusia. Namun, penguatan harga tertahan oleh kekhawatiran lemahnya permintaan di Amerika Serikat.
Mengutip CNBC International, kontrak berjangka Brent naik 62 sen atau 0,93% menjadi US$66,99 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertambah 32 sen atau 0,51% mencapai US$62,69, di New York Mercantile Exchange.
Pada awal perdagangan, harga minyak melonjak setelah serangan drone di pelabuhan Primorsk di barat laut Rusia menghentikan kegiatan pemuatan minyak semalaman. Seorang pejabat dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengonfirmasi serangan tersebut.
Analis UBS Giovanni Staunovo menilai serangan itu bisa mengganggu pasokan energi Rusia. “Serangan terhadap infrastruktur energi Rusia berpotensi menekan ekspor minyak mentah dan produk olahan Rusia,” ujarnya.
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...