Harga Minyak Stabil! The Fed Sebut Ketidakpastian Ekonomi Meningkat
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia stabil pada penutupan perdagangan Rabu (19/3/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (20/3/2025) WIB. Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahank...
Namun, persediaan bahan bakar distilat, termasuk solar dan minyak pemanas, turun 2,8 juta barel menjadi 114,8 juta barel. Penurunan ini jauh lebih besar dari ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan penyusutan 300.000 barel.
"Data EIA menunjukkan penurunan bersih termasuk produk minyak olahan, yang secara bertahap bisa berdampak positif," kata Josh Young, Chief Investment Officer di Bison Interests.
Sebelumnya, harga minyak turun sekitar 1% setelah Rusia menyetujui usulan Trump agar Moskow dan Kyiv menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi satu sama lain. Langkah ini meningkatkan harapan perdamaian dan berpotensi membuka kembali pasokan minyak Rusia ke pasar global.
Meski demikian, prospek gencatan senjata masih belum pasti. Rusia dan Ukraina saling menuduh telah melanggar kesepakatan hanya beberapa jam setelah perjanjian diumumkan oleh Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Analis Panmure Liberum, Ashley Kelty, menilai dampak langsung terhadap pasar masih terbatas. "Bahkan jika kesepakatan tercapai, butuh waktu sebelum ekspor energi Rusia meningkat secara signifikan," ujarnya.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten