Harga Minyak Stagnan Usai Belasan Juta Barel Lewati Selat Hormuz
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia tidak banyak berubah pada akhir perdagangan Kamis (18/6/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (19/6/2026) WIB. Kondisi ini terjadi setelah Wakil Presiden Am...
Bob McNally, Presiden Rapidan Energy, memberikan peringatan mengenai situasi ini. Ia menilai pembukaan Selat Hormuz tidak serta merta menyelesaikan gangguan pasokan global.
"Ini tidak lebih dari pembayaran tebusan mahal untuk setidaknya 65 juta barel yang terjebak di dalam Hormuz," tegas McNally. Menurutnya, kesepakatan ini hanyalah gencatan senjata sementara.
Senada dengan itu, Amrita Sen, pendiri Energy Aspects, menilai pasar minyak saat ini tidak bergerak berdasarkan fundamental. Ia mencatat stok minyak dunia sebenarnya berada pada level terendah dalam sejarah.
"Semuanya akan berjalan lebih bertahap," kata Sen. Ia memprediksi lalu lintas kapal tidak akan kembali ke level sebelum konflik dalam waktu semalam.
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten