Harga Minyak Turun Setelah AS dan China Perpanjang Penundaan Tarif
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (12/8/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (13/8/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Chi...
Bacakan Artikel
Sementara itu, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menaikkan perkiraan permintaan minyak global untuk 2026 sebesar 100.000 barel per hari menjadi 1,38 juta barel per hari. Proyeksi permintaan untuk 2025 tetap sama. OPEC juga menurunkan prediksi pertumbuhan pasokan minyak dari AS dan produsen non-OPEC lainnya, yang menunjukkan pasar minyak akan semakin ketat.
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- Ditopang Trafik Tol, Laba Asosiasi Nusantara Infrastructure (META) Naik 12%
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- Ditopang Trafik Tol, Laba Asosiasi Nusantara Infrastructure (META) Naik 12%
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...
- Ditopang Trafik Tol, Laba Asosiasi Nusantara Infrastructure (META) Naik 12%
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...