IHSG Berpeluang Melanjutkan Koreksi, BNI Sekuritas: Pantau Saham BBRI, ITMG, INKP dan MDKA
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (3/11). Proyeksi ini mengingat IHSG yang berada dalam pola...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (3/11). Proyeksi ini mengingat IHSG yang berada dalam pola konsolidasi, dari Candle Lower Low & di bawah 5 day MA.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG berada dalam trend bullish selama berada di atas level 6.995. Indikator teknikal menunjukkan MACD bullish, Stochastic overbought, di bawah support 7.017, candle lower low.
Jika bisa ditutup harian di atas 6.980, IHSG masih berpeluang rebound dengan target 7.091, 7.135, 7.250. Jika gagal, IHSG rawan menuju 6.958, 6.894. “Resistance pada perdagangan Kamis (3/11) berada di 7.052, 7.098, 7.135, 7.167 dengan support 6.979, 6.942, 6.902,6.856. Adapun perkiraan range di hari ini berada di 6.970 - 7.070,” kata Andri, Kamis (3/11).
Pada perdagangan Rabu (2/11), IHSG terkoreksi 0,52% ke level 7.015,690. Bersamaan, investor asing mencetak penjualan bersih (net sell) senilai Rp48,91 miliar di pasar regular.
Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, kemarin (2/11) bursa Asia Pasifik mencatat pergerakan yang variatif. Hang Seng melanjutkan penguatannya dengan mencatat kenaikan 2,41%, begitu juga dengan bursa di daratan China yang menguat signifikan. Korea Selatan melaporkan inflasi sebesar 5,7% year-on-year (YoY) pada Oktober 2022, di atas ekspektasi. Hari ini Hong Kong akan menetapkan suku bunga.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas