IHSG Bisa Tembus 8.000? Ini Prediksi Mandiri Sekuritas yang Bikin Investor Optimistis!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit ke atas level 7.000. Kini muncul pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar: akankah IHSG mampu menembus 8.000? Menurut Ad...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit ke atas level 7.000. Kini muncul pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar: akankah IHSG mampu menembus 8.000?
Menurut Adrian Joezer, Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, pihaknya memproyeksikan IHSG berada di kisaran 7.160 hingga 7.600 pada akhir 2025. "Proyeksi kami di IHSG ini ya di sekitar 7.160 sampai ke 7.600 di akhir tahun ini ya," ujar Adrian, di Jakarta, Senin (19/5/2025).
Mandiri Sekuritas menilai beberapa faktor bisa mendorong pasar saham Indonesia makin positif. Di antaranya adalah membaiknya likuiditas, potensi pemangkasan suku bunga acuan, serta kondisi fiskal yang mulai menunjukkan perbaikan.
Selain itu, ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi yang mulai pulih dinilai menjadi pendorong utama masuknya aliran dana asing kembali ke pasar modal Indonesia.
"Jadi kalau kita ekspektasi pertumbuhan ekonomi ini sudah bottoming dan mungkin akan ada akselerasi dalam 6 bulan ke depan, 12 bulan ke depan, pasti dengan semestinya biasanya inflow di investor asing itu terjadi perbaikan juga ya ke pasar modal Indonesia," jelas Adrian.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026