IHSG Diprediksi Konsolidasi, Phintraco Sekuritas Rekomendasikan 'Beli' Saham - Saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada perdagangan Jumat (4/7/2025). Prediksi ini disampaikan oleh tim r...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada perdagangan Jumat (4/7/2025). Prediksi ini disampaikan oleh tim riset Phintraco Sekuritas berdasarkan analisis teknikal yang dirilis hari ini. “Diperkirakan IHSG masih cenderung konsolidasi di rentang 6.830-6.950,” kata tim riset Phintraco Sekuritas. Pada penutupan perdagangan Kamis (3/7/2025), IHSG ditutup melemah tipis. IHSG turun 3,193 poin atau 0,05% menjadi 6.878,051. Sehari sebelumnya, Rabu 2 Juli 2025, IHSG masih berada di posisi 6.881,245. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang sempit. Volume dan nilai transaksi juga tercatat lebih rendah dari rata-rata harian. Kondisi ini mencerminkan sikap investor yang cenderung menunggu perkembangan terbaru. Phintraco Sekuritas memperkirakan, likuiditas di pasar terserap oleh banyaknya penawaran saham perdana atau IPO yang terjadi bersamaan. Dari sisi teknikal, indikator MACD dan Stochastic RSI belum menunjukkan sinyal beli yang kuat. Sementara itu, data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan Nonfarm Payrolls untuk Juni naik di atas perkiraan. Hal ini membuat peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada Juli menjadi semakin kecil. Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati negosiasi dagang antara AS dan sejumlah mitra, termasuk Indonesia, menjelang batas akhir penerapan tarif resiprokal pada 9 Juli 2025. Pasar turut menunggu perkembangan pembahasan RUU perpajakan di AS. Kebijakan ini dinilai bisa memengaruhi arus dana investasi global dalam waktu dekat.
[caption id="attachment_43141" align="alignnone" width="1170"]
Phintraco Sekuritas[/caption]
Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut untuk dibeli pada Jumat (4/7): PGEO, JPFA, ESSA, MBMA dan KLBF. Berikut ini adalah ulasan rekomendasi saham dari tim riset Phintraco Sekuritas: 1.CLEO - Buy on Support : Spipnning bottom yang terbentuk menjadi sinyal awal rebound seiring Stochastic RSI yang sudah oversold. Jika kembali ke atas pivot 615 memvalidasi rebound. Entry : Rp585-590 Stop-loss : <575 Target 2: Rp 650 Target 1: Rp 615 2.AKRA - Buy on support : Konsolidasi di support area 1155 membuka peluang rebound yang dikonfirmasi jika breakout dari pivot 1200 dengan volume yang solid. Golden cross pada StochastIc RSI sejalan dengan indikasi tersebut. Entry : Rp 1160-1180 Stop-loss : <1150 Target : Rp 1230 3.KLBF - Trading Buy : Kembali ke atas MA20 membuka peluang bullish continuation yang divalidasi jika breakout resistance 1600. Stochastic RSI yang cenderung bergerak naik dari oversold sejalan dengan indikasi tersebut. Entry : Rp 1510-1540 Stop-loss : <1495 Target 2: Rp 1670-1700 Target 1: Rp 1600
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten