IHSG Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah di September 2025, Investor Baru Tembus 18,6 Juta
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar modal Indonesia mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang September 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar berhasil menembus rekor tertinggi sepa...
Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana juga naik 4,67% secara bulanan menjadi Rp576,13 triliun, atau melonjak 15,4% secara tahunan. Kenaikan ini didorong oleh net subscription investor sebesar Rp20,96 triliun, terutama pada produk reksa dana berbasis pendapatan tetap dan pasar uang.
Jumlah investor baru di pasar modal juga melonjak signifikan. Sepanjang September 2025, tercatat ada tambahan 643.000 investor baru. Secara total, jumlah investor pasar modal kini mencapai 18,66 juta atau naik 25,5% sejak awal tahun.
Kinerja impresif ini menunjukkan minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal terus meningkat, seiring dengan stabilnya perekonomian nasional dan ekspektasi positif terhadap arah kebijakan suku bunga global.
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah