INDF Siap Guyur Dividen Rp280 per Saham! Catat Tanggalnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2024 senilai Rp2,45 triliun. Nilai tersebut setara dengan Rp280 per saham yang dimiliki investor...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2024 senilai Rp2,45 triliun. Nilai tersebut setara dengan Rp280 per saham yang dimiliki investor.
Pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Jumat, 20 Juni 2025.
โPembagian dividen sebesar Rp280 per lembar saham akan dibayarkan pada tanggal 23 Juli 2025,โ ujar Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer INDF, dalam keterangannya, Minggu, 22 Juni 2025.
Dividen yang dibagikan mencerminkan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio sebesar 28,44% dari total laba bersih tahun 2024 yang dapat diatribusikan kepada entitas induk. Sepanjang tahun 2024, INDF mencatat laba bersih sebesar Rp8,64 triliun, tumbuh 6% dari Rp8,15 triliun pada 2023.
Peningkatan laba ini sejalan dengan naiknya pendapatan konsolidasi INDF sebesar 4%. Sepanjang 2024, INDF mengantongi pendapatan Rp115,79 triliun, naik dari Rp111,70 triliun di tahun sebelumnya.
Laba usaha juga melonjak 17% menjadi Rp23,09 triliun dari Rp19,66 triliun. Margin laba usaha ikut terkerek menjadi 19,9% dari sebelumnya 17,6%.
Tanpa memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, laba inti INDF sebagai cerminan kinerja operasional juga meningkat signifikan. Laba inti naik 16% menjadi Rp11,34 triliun dari Rp9,78 triliun.
Laba per saham atau earnings per share (EPS) sepanjang tahun 2024 tercatat sebesar Rp982 per lembar saham.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...