Indoritel Makmur Internasional Raih Pinjaman Rp6 Triliun dari Bank Mandiri
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) telah menggadaikan saham sejumlah anak usahanya sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dengan jumlah total Rp6 triliun dari PT B...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) telah menggadaikan saham sejumlah anak usahanya sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dengan jumlah total Rp6 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
โDNET mengadaikan saham Indomarco Prismatama (IDM), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) untuk jaminan utang Rp6 triliun, โ ungkap Kiki Yanto Gunawan, Sekretaris Perusahaan DNET, dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/11).
Kiki mengatakan, saham anak usaha yang digadaikan adalah IDM, FAST, dan ROTI. Rinciannya sebanyak 1,43 miliar lembar saham perseroan di FAST, kemudian 1,59 miliar lembar saham ROTI, dan 738,72 juta lembar saham IDM.
DNET memperoleh fasilitas pinjaman PTK 1 senilai Rp2 triliun dari BMRI. Selain itu, DNET juga memperoleh fasilitas Term Loan 2 sebesar Rp4 triliun. โUntuk menjamin pemenuhan kewajiban perseroan kepada Bank Mandiri tersebut, perseroan menggadaikan seluruh saham yang dimiliki oleh perseroan dalam masing-masing FAST, ROTI, dan IDM,โ ungkap Kiki.
Sebagai informasi, DNET merupakan perusahaan holding dan investasi yang dimiliki secara langsung oleh Anthoni Salim dengan porsi kepemilikan saham 25,30%. Hannawel Group Limited memiliki 39,35%, PT Megah Eraraharja 20,13%, dan investor publik 15,22%.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas