Info Terkini! Techno9 Indonesia (NINE) Sampaikan Perkembangan Proses Akuisisi Tambang Poh Group di Mongolia dan Kontraktor EPC+F
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) menyampaikan perkembangan terbaru terkait tambang Poh Group di Mongolia yang dimiliki melalui Poh Golden Ger Resources Pte Ltd (PGGR...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) menyampaikan perkembangan terbaru terkait tambang Poh Group di Mongolia yang dimiliki melalui Poh Golden Ger Resources Pte Ltd (PGGR). Aset ini merupakan bagian dari portofolio aset pertambangan Poh Group yang direncanakan untuk diinjeksi ke dalam NINE. Hal itu dikemukakan Nuzwan Gufron, Direktur Utama NINE.
Menurut Nuzwan, perkembangan ini berpotensi memberikan dampak material terhadap rencana investasi pertambangan Poh Group di Indonesia di masa mendatang, baik melalui skema Kerja Sama Operasi (Joint Operation/JO) maupun kepemilikan langsung.
โPGGR merupakan entitas yang berafiliasi dengan Poh Group melalui pemegang saham pengendali yang sama, yaitu Bapak Poh Kay Ping, serta merupakan pemilik 100% (seratus persen) atas dua konsesi pertambangan di Mongolia,โ katanya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (06/01/2026).
Aset-aset pertambangan tersebut direncanakan untuk diinjeksi ke dalam NINE. NINE telah menandatangani suatu opsi untuk membeli aset-aset pertambangan di Mongolia yang dimiliki oleh PGGR.
Pelaksanaan opsi tersebut tunduk pada terpenuhinya 5 (lima) persyaratan. Pertama, persetujuan pemegang saham. Kedua, persetujuan regulator yang berwenang, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Ketiga, penilaian independen oleh dua penilai yang disetujui, masing-masing satu penilai dari Indonesia dan satu penilai dari Australia.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026