Ini Jurus Menteri ESDM Hadapi Tantangan Produksi Minyak, Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

STOCKWATCH (JAKARTA) - Pemerintah menargetkan lifting minyak nasional sebesar 610 ribu barel per hari (bph) pada tahun 2026. Target tersebut tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja N...

Ini Jurus Menteri ESDM Hadapi Tantangan Produksi Minyak, Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026
Bacakan Artikel

Strategi berikutnya dilakukan melalui optimalisasi teknologi, antara lain penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR) di Blok Rokan milik Pertamina dan Lapangan Banyu Urip yang dikelola Exxonmobil, yang terbukti mampu meningkatkan produksi minyak.

"Strategi yang ketiga adalah bagaimana proyek yang Plan of Development (POD) sudah selesai kita juga melakukan percepatan (untuk produksi). Ini kita sudah panggil dan bicarakan dengan semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)," ungkap Bahlil.

Di samping itu, Kementerian ESDM juga akan menawarkan lebih dari 100 wilayah kerja (WK) migas secara serempak dalam waktu dekat. Jumlah blok migas itu lebih besar dari target sebelumnya yang dipatok 75 blok migas. Hal ini dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Kementerian ESDM menggencarkan eksplorasi di hulu migas.

Sebagai catatan, capaian lifting minyak nasional pada 2025 tercatat berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam APBN. Lifting minyak tahun lalu dipatok sebesar 605 ribu barel per hari.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: