ISEAI Soroti Saham GOTO: Terancam 'Gelembung Terbalik' di Tengah Kebijakan Potongan 8%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Tim analis ISEAI dalam laporan bertajuk ISEAI Working Paper–33 menyoroti anomali pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Emiten teknologi ini dinilai menghadapi...

ISEAI Soroti Saham GOTO: Terancam 'Gelembung Terbalik' di Tengah Kebijakan Potongan 8%
Bacakan Artikel

Saat ini, valuasi GOTO berada di kisaran 2,26 kali price-to-book value (PBV). Angka tersebut tergolong rendah untuk perusahaan teknologi, mencerminkan bahwa pasar hanya menghargai dua kali nilai aset bersih perusahaan.

Struktur kepemilikan saham GOTO masih didominasi publik sebesar 76,61%. Sementara itu, investor institusi global seperti SoftBank melalui SVF GT Subco menguasai 7,65% saham, dan Alibaba melalui Taobao China Holding sebesar 7,43%.

Kebijakan komisi 8% menempatkan bisnis ride-hailing dalam tekanan. Margin tersebut dinilai belum memadai untuk menutup biaya operasional teknologi sekaligus memenuhi kewajiban sosial bagi pengemudi.

ISEAI memandang peluang kenaikan harga saham masih terbatas selama ketidakpastian regulasi berlanjut. Harga saat ini lebih mencerminkan koreksi fundamental pasca euforia IPO.

Secara historis, saham GOTO sempat menyentuh level tertinggi tahun berjalan di Rp69 pada 2 Januari 2026. Namun, harga terus terkoreksi hingga mendekati level terendah 52 minggu di kisaran Rp50.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: