STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Royal Prima Tbk (PRIM) mencatatkan pertumbuhan jumlah pemegang saham cukup signifikan sepanjang Januari 2026. Emiten pengelola jaringan rumah sakit ini menarik ratusan investor baru hanya dalam satu bulan.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, total pemegang saham PRIM mencapai 7.834 investor. Angka ini meningkat sebanyak 835 investor dibandingkan posisi Desember 2025 yang tercatat 6.999 investor.
dr. I Nyoman Ehrich Lister tetap kokoh sebagai pemegang saham pengendali sekaligus penerima manfaat akhir perseroan. Ia menguasai 2,43 miliar lembar saham atau setara 71,72% dari total modal disetor.
Pemegang saham besar lainnya dengan kepemilikan di atas 5% adalah Robin. Ia mengantongi 212,18 juta lembar saham atau mewakili 6,25% kepemilikan.
Salah satu anggota direksi perseroan, Mok Siu Pen, terpantau menambah porsi kepemilikannya. Jumlah sahamnya naik menjadi 1,76 juta lembar dari posisi sebelumnya 1,36 juta lembar saham. Kini, ia menggenggam 0,05% saham perusahaan.
Masyarakat non-warkat atau scripless memiliki porsi kepemilikan sebesar 21,48%. Jumlah saham yang dipegang publik ini mencapai 728,84 juta lembar saham.
Informasi saham free float perseroan juga berada pada level yang sama, yakni 728,84 juta lembar. Rasio ini merupakan jumlah saham publik yang beredar dan memenuhi syarat bursa.
PRIM juga memiliki saham treasury sebanyak 15,11 juta lembar atau setara 0,45%. Secara keseluruhan, total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan mencapai 3,39 miliar lembar saham.
Laporan resmi ini disampaikan oleh Indrika Rahmi, Corporate Secretary PRIM. Dokumen tersebut diterbitkan melalui sistem pelaporan elektronik otoritas pasar modal pada 8 Februari 2026.
“
